jani
Blog Universitas Komputer Indonesia

Konvergensi Media di abad 22

Konvergensi Media di abad 22
Kata “konvergensi” sering digunakan untuk merujuk ke berbagai proses yang berbeda, sehingga terkadang menimbulkan kebingungan. Konvergensi media adalah penggabungan atau menyatunya saluran-saluran keluar (outlet) komunikasi massa, seperti media cetak, radio, televisi, Internet, bersama dengan teknologi-teknologi portabel dan interaktifnya, melalui berbagai platform presentasi digital.
Atau sederhananya konvergensi media adalah bergabungnya atau terkombinasinya berbagai jenis media, yang sebelumnya dianggap terpisah dan berbeda (misalnya, komputer, televisi, radio, dan suratkabar), ke dalam sebuah media tunggal. Konvergensi media ini menyatukan ”tiga-C” (computing, communication, dan content).
Konvergensi media memungkinkan audiens (khalayak) media massa untuk berinteraksi dengan media massa dan bahkan mengisi konten media massa. Audiens sekarang dapat mengontrol kapan, di mana dan bagaimana mereka mengakses dan berhubungan dengan informasi, dalam berbagai jenisnya.

di abad ke 22 ini Jurnalisme konvergensi melibatkan kerjasama antara jurnalis media cetak, media siar, dan media Web (online) untuk menghasilkan berita terbaik yang dimungkinkan, dengan menggunakan berbagai sistem penyampaian (delivery). Konvergensi telah terjadi pada dua aspek utama: teknologi dan industri.
Contoh yang mudah kita lihat adalah salah satu produknya, sebagai hasil perkembangan terkini pada teknologi mobile. Handphone yang Anda miliki sekarang bisa melakukan beberapa kegiatan yang dilakukan saat itu juga dimana ketika zaman dahulu sangat mustahil dilakukan oleh sebuah handphone, sehingga fungsi handphone itu tidak hanya untuk sms maupun telpon tetapi bisa juga dipakai  mendengarkan siaran radio, membaca surat kabar online, menerima dan mengirim e-mail, memotret,  merekam suara,  merekam  gambar video, bermain game, membuat dan membaca power point, pdf,selain tentunya untuk menelepon dan mengirim SMS.  Pengombinasian fungsi-fungsi dari beberapa piranti ke dalam satu mekanisme ini disebut juga konvergensi piranti (device convergence).
Dengan adanya konvergensi media ini bisa menjadi peluang untuk seorang PR (public Relations) karena dengan adanya konvergensi media maka pekerjaan PR menjadi lebih ringan, PR tidak perlu repot untuk mencetak pers release dari kegiatan perusahaan atau informasi kegiatan yang akan dilaksanakan yang ia buat untuk para wartawan, PR cukup mengirimkan pers release/ informasi kegiatan tersebut ke email wartawan atau mengunggahnya ke dalam situs perusahaan. Selain mudah tentunya cara ini lebih murah, cepat sampainya dan paper less.
Namun, ini pun bisa menjadi bumerang bagi PR, karena semakin mudahnya akses yang digunakan yaitu : internet, karena semakin banyak pesaing – pesaing yang membuat citra yang sejenis dengan perusahaan kita, atau  yang lebih bahaya lagi ketika ada yang tidak suka dengan perusahaan kita dia akan membuat rencana menghancurkan perusahaan kita dengan cara menggunakan media seperti : menulis di blog tentang kekurangan perusahaan kita, isu – isu buruk yang dapat menjatuhkan perusahaan kita, dan lain sebagainya. Tentunya kita sebagai seorang PR perlu lebih berhati – hati dengan kemajuan tekhnologi, dan lebih bijak dalam penggunaannya.
 
Sumber:http://satrioarismunandar6.blogspot.com/2010/11/memahami-konvergensi-media-media.html 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 04 Desember 12 - 00:28 WIB
Dalam Kategori : KONVERGENSI MEDIA, PUBLIC RELATIONS, ABAD 22, HANDPHONE
Dibaca sebanyak : 1849 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback